Monday, February 20, 2012

Audisi Galaxy Superstar
Mandi di SPBU sebelum Audisi

KARANG KIDUL – Demi mengejar impian menjadi superstar dan mendapat pelatihan vokal, akting, dan dance langsung di Korea, ratusan remaja, Sabtu (18/2) kemarin, rela antre mengikuti audisi Galaxy Superstar di auditorium RRI Semarang.

Di antara mereka, ada yang datang langsung dari Malang, Jawa Timur. Mereka rela ikut audisi di Semarang karena urung mengikuti acara yang sama di Surabaya.
Sejak pagi, para remaja ini sudah siap dengan dandanan mencolok. Kostum warna-warna mereka persiapkan khusus, rambut pun dipotong dan dicat ala superstar negeri Ginseng. Hingga sore kemarin, sudah ada 300 peserta yang mendaftar dalam audisi yang digelar stasiun televisi Indosiar tersebut.
Di antara mereka, ada 5 anak muda yang menamakan diri grup Glow-Ezzie. Para pria yang juga dancer ini datang dari Malang. “Kami gagal ikut audisi di Surabaya, karena salah satu anggota kami sedang ujian. Jadi mengejar audisi di sini,” ujar Gilang Pratama Rumata, salah satu anggota grup itu.
Gilang menambahkan, mereka iuran menyewa mobil dan rela menempuh perjalanan 10 jam ke Semarang. “Sempat nyasar juga, sampai sini jam 07.00,” ungkapnya dengan logat khas Jawa Timur.
Dimas Chusnul Yakin, anggota Glow-Ezzie lainnya mengatakan, sampai di Semarang, mereka tak sempat beristirahat karena pendaftaran audisi segera dibuka. Kelimanya lantas mandi di toilet SPBU di Jalan A Yani, tepat di seberang auditorium RRI yang menjadi tempat audisi.
“Kami mandi dan dandan di pombensin. Ini kostum lama yang kami modifikasi lagi,” ujarnya sambil menunjukkan kostum berwarna perak yang dikenakan.
Kepada para juri, mereka akan menampilkan koreografi tarian yang sudah dilatih berminggu-minggu sebelumnya. “Tariannya ada yang cover dance, ada yang koreografi. Di dalamnya juga kita gabung koreografi tari Bali. Kalau disuruh nyanyi, kami juga siap,” ucapnya.
Ada juga grup girls band Barbie yang datang dari Salatiga. Kemarin, lima mahasiswi UKSW dari berbagai jurusan tersebut siap ikut audisi dengan kostum warna-warni. “Ini namanya kostum tabrak warna, kami gabung-gabungkan sekenanya,” ujar Liberty, salah seorang anggota Barbie.
Grup pengidola Princess itu siap menampilkan aksi dance dan menyanyi di hadapan juri. “Kami nunggu sejak pagi. Sudah dapat nomor urut, tapi belum juga dipanggil. Make up-nya sampai luntur,” keluh Septi, personel lainnya. Grup yang sempat berganti-ganti personel itu berharap lolos audisi. “Kami sudah melatih gerakan selama dua minggu, jadi optimis saja,” kata Septi.
Public Relation Indosiar, Gufroni Sakaril mengatakan, Semarang menjadi kota terakhir audisi Galaxy Superstar, setelah sebelumnya digelar di Jakarta, Medan, Makassar, dan Surabaya. Final audisi akan digelar pada 29 Februari di Jakarta.
Pemenang audisi akan dilatih menjadi superstar di Korea selama 6 bulan. “Pesertanya bisa solo, duet, atau grup. Pemenangnya akan mendapat pelatihan khusus tari, vokal, dan akting langsung dari para musisi yang telah melahirkan bintang K-Pop Korea,” ujarnya. Bahkan, mereka akan tinggal dan hidup layaknya K-Pop Star serta mendapatkan bonus mengunjungi tempat-tempat wisata di Korea. (*)

Sunday, April 5, 2009

horoskop

Monday, March 16, 2009

SEMARANGAN

Ibu 17 Tahun Lahirkan Bayi Kembar Tiga

SULISTIYANINGSIH Fatmawati, 17 tahun, warga RT 9 RW 1, Desa Kebonsari, Kecamatan Dempet, Demak, baru saja melahirkan bayi kembar tiga di RSUD Sunan Kalijaga.
Kemarin, perempuan yang intim disapa Sulis ini masih tampak berbaring lemas di ruang Melati Rumah Sakit Daerah (RSD) Sunan Kalijaga, Demak. Kendati masih lemas, namun Sulis tampak sehat, meski baru saja melahirkan bayi kembar tiga.
Sulis mengaku tak menyangka sa­ma sekali dirinya yang baru me­nikah pada Oktober 2008 lalu de­ngan Abdul Rohim,
22, warga De­sa Megonten, Kecamatan Kebon­agung, dikaruniai bayi tiga sekaligus.
“Ya, tidak menyangka saja, kali pertama melahirkan langsung tiga anak perempuan semua,” ujar perempuan kelahiran 10 September 1992 itu.
Ketiga buah hatinya lahir prematur, baru berusia 7 bulan di kandungan.
Saat dilahirkan, masing-masing berbobot 1 kilo 2 ons, 1 kilo 1 ons, dan 1 kilo 2 ons. Ketiganya diberi nama masing-masing Nuria Maulida, Nayla Maulida dan Nabila Maulida.
Nama belakang Maulida di ketiga bayinya, tutur Sulis, karena dilahirkan bertepatan dengan bulan Maulid yang diperingati sebagai hari lahirnya Nabi Muhammad SAW.
Ia berharap anak-anaknya yang hingga kemarin masih dirawat di inkubator ruang Bougenville memiliki sifat kebaikan seperti diajarkan Nabi.
“Saya melahirkan pada Kamis (12/3) pukul 10.00 setelah dibawa ke rumah sakit pukul 08.00. Saat melahirkan lancar saja tanpa ada bantuan alat atau dioperasi. Anak-anak keluar per tiga menit sekali,” terangnya didampingi ibu kandung dan ibu mertuanya Kasmi, 52, dan, Ismayati, 49, kemarin.
Sulis mengaku tak punya firasat akan melahirkan bayi kembar tiga sekaligus. Ia hanya memperkirakan bayinya kembar tiga. Ini sesuai keterangan dokter kandungan saat Sulis di-USG.
“Saya sempat terkejut karena ternyata kembar tiga. Padahal saat di USG hanya diketahui kembar dua. Tapi saya senang dan bahagia karena ketiganya selamat semua,” kata Sulis. Dari sisi garis keluarga ibu, bibinya bernama Sudarwati pernah melahirkan bayi kembar dua. “Mungkin keturunan juga ya,” katanya setengah bertanya.
Sejak mengandung, Sulis hanya memeriksakan kesehatannya di bidan desa Dwi Atmiarsih sebanyak 5 kali. “Alhamdulillah selalu sehat,”imbuh Sulis. Meski telah melahirkan tiga anak sekaligus, Sulis tetap berkeinginan untuk memiliki anak lagi nantinya. “Anak laki-laki kan belum. Ini kan baru perempuan semua,” katanya sembari tersenyum.
Hingga kemarin ketiga anak Sulis yang dibantu dengan alat inkubator masih banyak diamnya. Bayi-bayi tersebut 

Banjir Rendam 9 Kecamatan
SEMARANG—Banjir besar kembali me­rendam Kota Semarang, Minggu (8/2) kemarin. Guyuran hujan deras sepanjang Sabtu (7/2) sore hingga Minggu (8/2) siang menyebabkan sejumlah sungai meluap.
Di antaranya Sungai Bodri di perbatasan Kendal-Semarang, Kali Beringin di Mangkang Tugu, dan Sungai Banjir Kanal Barat di Semarang Barat. Juga Sungai Banjir Kanal Timur di Gayamsari, Semarang Selatan dan Semarang Timur.
Air sungai itu merupakan kiriman dari wilayah Boja yang mengalir ke Sungai Bodri, Kali Beringin, dan Sungai Banjir Kanal Barat. Air selanjutnya masuk ke wilayah Mangkang dan Semarang Barat.
Sedangkan banjir di wilayah Gayamsari, Semarang Timur dan Semarang Selatan merupakan air kiriman dari wilayah Ungaran yang kemudian mengalir ke Sungai Banjir Kanal Timur. Praktis, meluapnya air sungai dan tingginya intensitas hujan membuat Pantura Semarang makin kritis.
Berdasarkan data Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas Kota Semarang), sejumlah titik kelurahan di Kota Lunpia terendam banjir. Air memasuki puluhan ribu rumah.
Terparah, di Muktiharjo Lor, Kecamatan Genuk; Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan; Kaligawe, Sawah Besar dan Tambakrejo Kecamatan Gayamsari; Jalan Manggis Kelurahan Lamper Lor dan Pandean Lamper IV Peterongan, Kecamatan Semarang Selatan.
Juga di Kuningan, Dadapsari, Purwosari, Panggung Lor, Panggung Kidul, dan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara; di Mangkang Kulon, Mangkang Wetan, dan Mangunharjo, Kecamatan Tugu. Serta di Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan.
Banjir tersebut, selain merendam ribuan rumah, banjir juga memutuskan jalur lalulintas Semarang-Jakarta, tepatnya di wilayah Semarang Barat. Yakni, antara Mangkang hingga Kaliwungu, Kabupaten Kendal.
Jalan-jalan protokol juga terendam. Banyak kendaraan yang mesinnya mati mendadak karena nekat menerabas ketinggian air. Rata-rata ketinggian air yang merendam sejumlah titik banjir tersebut antara 60 centimeter hingga 1,5 meter.
Akibatnya, kendaraan yang berasal dari arah Jakarta menuju Semarang atau sebaliknya dari Semarang ke arah Jakarta, banyak yang terjebak, dan tidak bisa melanjutkan perjalanan.
Antrean kendaraan mencapai antara 8 hingga 10 kilometer. Itu terjadi setelah air bah merendam badan jalan dengan ketinggian antara 20 centimeter hingga 60 centimeter.
Air yang melimpas ke jalan raya juga mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Ahmad Yani. Bandara ditutup sementara karena landasan pacu (runway) sepanjang 500 meter tergenang air setinggi 20 centimeter.
Banjir juga merendam Stasiun Tawang sehingga mengganggu keberangkatan kereta api. Tak hanya itu. Pelabuhan Tanjung Emas ikut kebanjiran. Ketinggian air di Tanjung Emas mencapai 1,5 meter serta 1 meter di daerah Tanah Mas.
Hal itu terjadi karena air sungai serta air laut menumpuk menjadi satu, sehingga ketinggian air terus meningkat drastis. Salah seorang warga RT 2 RW 12, Jalan Selomas, Kelurahan Panggung Lor, Semarang Utara, Saptono, menuturkan, banjir di wilayahnya sudah menjadi langganan.
Namun baru kali ini airnya cukup tinggi. Menurut Saptono, banjir karena banyak mesin penyedot air rusak dan tidak berfungsi. Padahal, hujan sangat deras.
“Karena banjir, kita tidak bisa ke mana-mana. Kita terjebak banjir sehingga terpaksa tidur di rumah lantai 2. Sebab, lantai 1 rumah kita terendam air,” katanya, kemarin.
Sementara akibat banjir yang terjadi itu, ribuan warga terpaksa mengungsi ke tempat tempat aman. Setidaknya ada sekitar 5 ribu kepala keluarga (KK) yang mengungsi.
Bagi warga Tambakan, Kaligawe dan sekitarnya, mereka di antaranya diungsikan ke rumah susun Kaligawe. Sementara korban banjir lainnya dievakuasi ke sejumlah sekolah, balai kelurahan, serta posko yang didirikan Bakesbanglinmas Pemkot Semarang. Juga beberapa instansi terkait lainnya.
Kepala Teknis Penanggulangan Kebakaran dan Bencana Alam Bakesbanglinmas Kota Semarang Ir Prasetyo menuturkan, posko bencana didirikan di Kecamatan Genuk, Tembalang, Banyumanik, Semarang Barat, Semarang Utara, Tugu serta di Semarang Selatan.
Posko dilengkapi fasilitas dapur umum untuk kebutuhan pengolahan logistik bagi pengungsi. “Kita kerahkan semua kekuatan termasuk dari Tim SAR (Search and Rescue) dibantu aparat kepolisian, TNI dan PMI untuk mengevakuasi korban banjir ini,” ungkap Prasetyo kepada koran ini, kemarin.
Prasetyo bersama Wakil Wali Kota Mahfudz Ali kemarin langsung meluncur ke lokasi banjir. Seperti di Perumahan Kencono Wungu yang berada di kawasan PRPP, Semarang Barat, Tanjung Emas Semarang Timur, serta ke wilayah Mangkang Wetan dan Kulon.
Rombongan tidak bisa masuk ke wilayah yang terakhir tersebut lebih dalam karena ketinggian air cukup tinggi. Karena itu, rombongan terpaksa naik perahu karet.
Menurut dia, untuk mengevakuasi korban banjir, pihaknya kehabisan perahu karet. “Perahu karet yang kita miliki hanya 5 buah dan telah dioperasionalkan ke sejumlah titik banjir termasuk di Mangkang. Kekurangannya dibantu Basarnas sebanyak 3 perahu karet, Kesbanglinmas Provinsi Jateng 3 perahu karet, dan dari Ditpolair 2 perahu karet,” jelasnya.
Siapkan Dana Darurat Rp 800 Juta
Terkait bencana banjir dan tanah longsor ini, Dinas Sosial, Pemuda dan Olah Raga Kota Semarang mulai kemarin pagi mengirimkan bantuan logistik ke sejumlah titik dan sepuluh kecamatan.
Kecamatan yang didrop bantuan logistik tersebut adalah Kecamatan Gayamsari, Pedurungan, Ngaliyan, Tugu, Semarang Utara, Genuk, Semarang Selatan, Semarang Tengah, Semarang Timur dan Semarang Barat.
Bantuan logistik antara lain berupa beras, mi instan, sarden, telur, minyak goreng, kecap, susu untuk anak anak, biskuit serta kain selimut.
Kepala Dinas Sosial Pemkot Semarang, Harini Krisniati, mengatakan, untuk menanggulangi serta membantu korban banjir itu, pihaknya telah menyiapkan dana sebesar Rp 800 juta.
Dana tersebut merupakan dana tanggap darurat bencana. Karena itu pula, sejak pagi kemarin, tim Dinsos mulai memasok bantuan logistik ke beberapa kecamatan tersebut.
“Sembari menyiapkan dapur umum, untuk sementara kita kirim nasi bungkus untuk mencukupi kebutuhan makan pengungsi. Sebab, pertama kali bantuan yang dibutuhkan adalah makanan siap saji itu,”terangnya kepada koran ini, kemarin.
Bantuan diperuntukkan bagi mereka yang telah dievakuasi di tempat pengungsian dan menginap. “Jadi, kita belum bisa memprediksi surutnya air banjir itu. Sehingga kita tetap mengirimkan bantuan yang dibutuhkan para pengungsi,”ujarnya.
Menurut Harini, bantuan yang dikirim juga datang dari berbagai pihak, termasuk dari Dinkesos Provinsi Jateng, serta intansi lain dan juga para pengusaha yang peduli banjir.
“Bagaimanapun ini banjir terbesar di musim penghujan ini.” Meski bantuan telah dikirimkan, beberapa RT di Kelurahan Tawangmas dan Tawangsari, Semarang Barat hingga kemarin dilaporkan kekurangan persediaan sembako.
Sebab, 1 RT hanya dapat pasokan mi instan 1 dus serta 40 kilogram beras. Padahal, 1 RT terdapat antara 60 hingga 70 warga. “Kita berharap bantuan dapat dipasok lagi,”kata Tohani, Sekcam Semarang Barat.
Gubernur Minta Masyarakat Tak Panik
Terpisah, Gubernur Bibit Waluyo meminta masyarakat tidak panik menghadapi musibah banjir yang melanda sebagian wilayah Jateng. Meski begitu, masyarakat juga diharapkan tetap antisipatif terhadap adanya bencana susulan.
Hal tersebut diungkapkan Gubernur Bibit saat meninjau beberapa lokasi banjir di Kabupaten Kendal Minggu (8/2) malam. “Harapan saya, masyarakat tidak usah panik, tapi juga antisipatif menghadapi hujan susulan. Ini cuaca sudah cerah, mudah-mudahan tidak hujan lagi,” ujarnya.
Tadi malam Bibit bersama Sekda Jateng Hadi Prabowo dan sejumlah jajarannya meninjau wilayah Kendal yang terendam banjir. Hingga tadi malam, banjir yang diakibatkan jebolnya tanggul Kali Bulanan dan Kali Damar tersebut masih mengakibatkan arus lalu lintas macet total.
Selain menyerahkan bantuan berupa sembako, pada kesempatan tersebut Bibit juga meminta Pemkab Kendal untuk segera mengavaluasi dan memperbaiki dua tanggul sungai yang jebol.
(radarsemarang.com)



-------------------------------------------

Tuesday, March 10, 2009

Unik Disembelih 5 Hari, Ayam Tetap Hidup

UNGARAN—Warga Dusun Protorejo, Desa Kesongo Kecamatan Tuntang dalam lima hari terakhir dihebohkan oleh seekor ayam yang masih hidup meski sudah disembelih lehernya. Ayam tersebut milik Muslih, 40, salah satu warga Dusun Protorejo. Awalnya ayam tersebut akan disembelih pada Jumat lalu untuk syukuran.


      Keanehan itu dikarenakan meskipun tenggorokan ayam tersebut sudah putus, masih tetap makan serta bergerak leluasa seperti aktivitas sebelum dipotong. ”Makanan yang dimakannya langsung keluar lagi,” tutur dia sambil memperlihatkan tenggorokan ayam yang sudah putus.
     Ayam jago itu berwarna putih. Sekilas, tidak akan diketahui jika ayam tersebut telah sembelih. Ayam tampak sehat meski tidak berlarian seperti ayam lainnya. Jika didekati, bagian leher sudah berlubang dan nyaris putus.
       
Selain tentang ayam, warga Dusun Protorejo juga menemukan serta menangkap dua ekor ular sanca dengan ukuran berbeda. ”Ukuran yang besar, dengan panjang empat meter serta berat 18 kg, sedangkan ular kecil panjang 1,5 meter dan berat 1,5 kg,” terang Muhammad Jumadi, warga setempat.
       
Muhammad Jumadi menceritakan, ular – ular tersebut ditangkap oleh warga pada malam hari. ”Tempat ditemukannya ular itu tidak jauh dari kampung, saat itu ular hendak nyebrang jalan setapak,” ucap Jumadi.



Wednesday, March 4, 2009

INSPIRASI

Manusia Itu Luar Biasa

Berpikir, berbuat dan mendapatkan hasil adalah tahap dimana setiap manusia akan melaluinya.. tidaklah mugkin kita tanpa berpikir kita dapat berbuat.. tidaklah mungkin kita tanpa berpikir dan berbuat kita mendapatkan hasilnya..
Semua perbuatan dan tindakan bersumber pada pikiran.. Jika setiap manusia dapat mengontrol pikiran mereka dengan luar biasa.. Saya yakin dan percaya tidak ada perperangan, tidak ada permusuhan dan tidak ada kebodohan..

Tetapi mampukah kita mengontrol pikiran kita supaya menjadi lebih baik.. itulah yang menjadikan masalah bagi setiap manusia..
Sebenarnya hidup ini sangatlah sederhana.. Satu hal yang perlu kita lakukan dalam hidup kita ini.. Yaitu bagaimana cara anda mengunakan pikiran anda.. jika anda ingin berhasil pusatkanlah pikiran anda pada hal2 yang isa membuat anda sukses.. Jika anda ingin gagal pusatkanlah pikiran anda pada kegagalan.. Hidup adalah pilihan..

Persoalannya apakah pilihan anda yang sebenarnya?

JIka anda selalu berkeluh kesah dan merasa tidak bahagia, kenapa anda tidak coba mengontrol pikiran anda sendiri..
Kontrollah pikiran anda menjadi bahagia..
Seperti yang diceritakan bapak Andrie...
ada seorang saudagar kaya yang memiliki harta yang melimpah tetapi rawut mukanya maci saja kelihatan sangat gelisah dan penuh dengan beban..
dan ada seorang petani yang miskin tetapi petani tersebut selalu bernyanyi dan kelihatan sangat menikmati hidupnya...

Masalahnya hanyalah bersumber pada pikiran.. PIkiran manusia berpengaruh sangat besar dalam kehidupan ini..

Janganlah anda di kontrol oleh pikiran anda tetapi cobalah untuk mengontrol pikiran anda sendiri tentunya kearah datangnya kesuksesan dan kebahagiaan itu...



Salam sukses
Hendro ang


----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Kisah Sukses Pendiri KFC


Inilah kisah kegigihan Kolonel Sanders, pendiri waralaba ayam goreng terkenal KFC. Dia memulainya di usia 66 tahun. Pensiunan angkatan darat Amerika ini tidak memiliki uang sepeser pun kecuali dari tunjangan hari tuanya, yang semakin menipis. Namun dia memiliki keahlian dalam memasak dan menawarkan resep masakannya ke lebih dari 1.000 restoran di negaranya. Kolonel Harland Sanders adalah pelopor Kentucky Fried Chicken atau KFC yang telah tumbuh menjadi salah satu yang terbesar dalam industri waralaba makanan siap saji di dunia.
Sosok Kolonel Sanders, bahkan kini menjadi simbol dari semangat kewirausahaan. Dia lahir pada 9 September 1890 di Henryville, Indiana, namun baru mulai aktif dalam mewaralabakan bisnis ayamnya di usia 65 tahun. Di usia 6 tahun, ayahnya meninggal dan Ibunya sudah tidak mampu bekerja lagi sehingga Harland muda harus menjaga adik laki-lakinya yang baru berumur 3 tahun. Dengan kondisi ini ia harus memasak untuk keluarganya. Di masa ini dia sudah mulai menunjukkan kebolehannya.
Pada umur 7 tahun ia sudah pandai memasak di beberapa tempat memasak. Pada usia 10 tahun ia mendapatkan pekerjaan pertamanya didekat pertanian dengan gaji 2 dolar sebulan. Ketika berumur 12 tahun ibunya kembali menikah, sehingga ia meninggalkan rumah tempat tinggalnya untuk mendapatkan pekerjaan di pertanian di daerah Greenwood, Indiana. Selepas itu, ia berganti-ganti pekerjaan selama beberapa tahun.
Pertama, sebagai tukang parkir di usia 15 tahun di New Albany, Indiana dan kemudian menjadi tentara yang dikirim selama 6 bulan ke Kuba. Setelah itu ia menjadi petugas pemadam kebakaran, belajar ilmu hukum melalui korespondensi, praktik dalam pengadilan, asuransi, operator kapal feri, penjual ban, dan operator bengkel.
Di usia 40 tahun, Kolonel ini mulai memasak untuk orang yang bepergian yang singgah di bengkelnya di Corbin. Kolonel Sanders belum punya restoran pada saat itu. Ia menyajikan makanannya di ruang makan di bengkel tersebut. Karena semakin banyak orang yang datang ke tempatnya untuk makan, akhirnya ia pindah ke seberang jalan dekat penginapan dan restoran bisa menampung 142 orang.
Selama hampir 9 tahun ia menggunakan resep yang dibuatnya dengan teknik dasar memasak hingga saat ini. Citra Sander semakin baik. Gubernur Ruby Laffoon memberi penghargaan Kentucky Colonel pada tahun 1935 atas kontribusinya bagi negara bagian Cuisine. Dan pada tahun 1939, keberadaannya pertama kali terdaftar di Duncan Hines “Adventures in Good Eating.”
Di awal tahun 1950 jalan raya baru antar negara bagian direncanakan melewati kota Corbin. Melihat akan berakhir bisnisnya, Kolonel ini akhirnya menutup restorannya. Setelah membayar sejumlah uang, ia mendapatkan tunjangan sosial hari tuanya sebesar $105.
Dikarenakan memiliki rasa percaya diri kuat akan kualitas ayam gorengnya, Kolonel membuka usaha waralaba yang dimulai tahun 1952. Ia pergi jauh menyeberangi negara bagian ini dengan mobil dari satu restoran ke restoran lainnya, memasak sejumlah ayam untuk pemilik restoran dan karyawannya. Jika reaksi yang terlihat bagus, ia menawarkan perjanjian untuk mendapatkan pembayaran dari setiap ayam yang laku terjual.
Pada 1964, Kolonel Sanders sudah memiliki lebih dari 600 outlet waralaba untuk ayam gorengnya di seluruh Amerika dan Kanada. Pada tahun itu juga ia menjual bunga dari pembayarannya untuk perusahaan Amerika sebanyak 2 juta dolar kepada sejumlah grup investor termasuk John Y Brown Jr, (kelak menjadi Gubernur Kentucky). Pada tahun 1976, sebuah survey independen menempatkan Kolonel Sanders sebagai peringkat kedua dari deretan selebriti yang terkenal di dunia.
Di bawah pemilik baru, perusahaan Kentucky Fried Chicken tumbuh pesat yang kemudian menjadi perusahaan terbuka pada 17 Maret 1966, dan terdaftar pada New York Stock Exchange pada 16 Januari 1969. Lebih dari 3.500 waralaba dan restoran yang dimiliki perusahaan ini beroperasi hampir di seluruh dunia. Kentucky Fried Chicken menjadi anak perusahaan dari RJ Reynolds Industries, Inc. (sekarang RJR Nabisco, Inc.), semenjak Heublein Inc. diakuisisi oleh Reynolds pada tahun 1982. KFC diakuisisi pada Oktober 1986 dari RJR Nabisco Inc oleh PepsiCo Inc, seharga kurang lebih 840 juta dolar.
Pada Januari 1997, PepsiCo, Inc mengumumkan spin-off restoran cepat sajinya — KFC, Taco Bell dan Pizza Hut – menjadi perusahaan restoran independen, Tricon Global Restorans Inc. Pada Mei 2002, perusahaan ini mengumumkan persetujuan pemilik saham untuk merubah nama perusahaan menjadi Yum! Brands Inc. Perusahaan, yang dimiliki oleh A&W All-American Food Restorans, KFC, Long John Silvers, Pizza Hut dan Taco Bell restorans, adalah perusahaan restoran terbesar di dunia dalam kategori unit system dengan jumlah mendekati 32,500 di lebih dari 100 negara dan wilayah.
KFC berkembang pesat. Kini, lebih dari satu miliar ayam goreng hasil resep Kolonel ini dinikmati setiap tahunnya, bukan hanya di Amerika Utara, bahkan tersedia hampir di 80 negara di seluruh dunia. Tapi Kolonel Sanders tidak lagi bisa menyaksikannya. Pada 1980, di usia 90 tahun, ia terserang leukemia. Ia meninggal seusai melakukan perjalanan 250.000 mil dalam satu tahun kunjungannya ke restoran KFC di seluruh dunia.
“Impian meraih sukses tidak harus di masa kecil. Impian bisa juga di saat usia senja.” Kolonel Sanders, pendiri KFC.


Kisah Sukses Bob Sadino

Bob Sadino adalah salah satu sosok entrepreneur sukses yang memulai usahanya benar-benar dari bawah dan bukan berasal dari keluarga wirausaha. Bob berwirausaha karena “kepepet”, selepas SMA tahun 1953, ia bekerja di Unilever kemudian masuk ke Fakultas Hukum UI karena terbawa oleh teman-temannya selama beberapa bulan. Kemudian dia bekerja pada McLain and Watson Coy, sejak 1958 selama 9 tahun berkelana di Amsterdam dan Hamburg.

Setelah menikah, Bob dan istri memutuskan menetap di Indonesia dan memulai tahap ketidaknyamanan untuk hidup miskin, padahal waktu itu istrinya bergaji besar. Hal ini karena ia berprinsip bahwa dalam keluarga, laki-laki adalah pemimpin, dan ia pun bertekad untuk tidak jadi pegawai dan berada di bawah perintah orang sejak saat itu ia pun bekerja apa saja mulai dari sopir taksi hingga mobilnya tertubruk dan hancur , kemudian kuli bangunan dengan upah Rp 100 per hari.

Suatu hari seorang temannya mengajaknya untuk memelihara ayam untuk mengatasi depresi yang dialaminya, dari memelihara ayam tsb ia terinspirasi bahwa kalau ayam saja bisa memperjuangkan hidup, bisa mencapai target berat badan, dan bertelur,tentunya manusia pun juga bisa, sejak saat itulah ia mulai berwirausaha.

Pada awalnya sebagai peternak ayam, Bob menjual telor beberapa kilogram per hari bersama istrinya. Dalam satu setengah tahun, dia sudah banyak relasi karena menjaga kualitas dagangan,dengan kemampuannya berbahasa asing, ia berhasil mendapatkan pelanggan orang-orang asing yang banyak tinggal di kawasan Kemang, tempat tinggal Bob ketika itu.Selama menjual tidak jarang dia dan istrinya dimaki-maki oleh pelanggan bahkan oleh seorang babu.

Namun Bob segera sadar kalo dia adalah pemberi service dan berkewajiban memberi pelayanan yang baik, sejak saat itulah dia mengalami titik balik dalam sikap hidupnya dari seorang feodal menjadi servant, yang ia anggap sebagai modal kekuatan yang luar biasa yang pernah ia miliki.

Usaha Bob pun berkembang menjadi supermarket, kemudian dia pun juga menjual garam,merica, sehingga menjadi makanan.Om Bob pun akhirnya merambah ke agribisnis khususnya holtikultura, mengelola kebun-kebun yang banyak berisi sayur mayur konsumsi orang-orang Jepang dan Eropa dia juga menjalin kerjasama dengan para petani di beberapa daerah untuk memenuhi.

Bob percaya bahwa setiap langkah sukses selalu diimbangi kegagalan, perjalanan wirausaha tidak semulus yang dikira orang, dia sering berjumpalitan dan jungkir balik dalam usahanya. Baginya uang adalah nomer sekian, yang penting adalah kemauan, komitmen tinggi, dan selalu bisa menemukan dan berani mengambil peluang.

Bob berkesimpulan bahwa saat melaksanakan sesuatu pikiran kita berkembang, rencana tidak harus selalu baku dan kaku, apa yang ada pada diri kita adalah pengembangan dari apa yang telah kita lakukan. Dunia ini terlampau indah untuk dirusak, hanya untuk kekecewaan karena seseorang tidak ,mencapai sesuatu yang sudah direncanakan. Kelemahan banyak orang adalah terlalu banyak mikir membuat rencana sehingga ia tidak segera melangkah, yang penting adalah action. Keberhasilan Bob tidak terlepas dari ketidaktahuannya sehingga ia langsung terjun ke lapangan, setelah mengalami jatuh bangun, akhirnya Bob trampil dan menguasai bidangnya.

Proses keberhasilan Bob berbeda dengan kelaziman yang selalu dimulai dari ilmu dulu, baru praktek lalu menjadi terampil dan profesional.

Menurut pengamatan Bob, banyak orang yang memulai dari ilmu berpikir dan bertindak serba canggih, bersikap arogan, karena merasa memiliki ilmu yang melebihi orang lain.

Om Bob selalu luwes terhadap pelanggan dan mau mendengarkan saran dan keluhan pelanggan, sehingga dengan sikapnya tersebut Bob meraih simpati pelanggan dan mampu menciptakan pasar. Menurut Bob, kepuasan pelangan akan membawa kepuasan pribadinya untuk itu ia selalu berusaha melayani klien sebaik-baiknya.

Bob menganggap bahwa perusahaannya adalah keluarga, semua anggota keluarga Kem harus saling menghargai, tidak ada yang utama,semuanya punya fungsi dan kekuatan sendiri-sendiri.

Sumber: Milis Motivasi Indonesia

Wednesday, February 4, 2009

PLESIRAN

Goa Kreo
Goa Kreo
adalah sebuah goa yang dipercaya sebagai petilasan Sunan Kalijaga saat mencari kayu jati untuk membangun Mesjid Agung Demak . Ketika itu menurut legenda Sunan Kalijaga bertemu dengan sekawanan kera yang kemudian disuruh menjaga kayu jati tersebut. Kata “Kreo” berasal dari kata Mangreho yang berarti peliharalah atau jagalah. Kata inilah yang kemudian menjadikan goa ini disebut Goa Kreo dan sejak itu kawanan kera yang menghuni kawasan ini dianggap sebagai penunggu. Selain menikmati pemandangan alam yang indah dan udara yang sejuk serta bercanda dengan kera penunggu kawasan ini, pengunjung juga bisa menikmati aliran sungai yang dingin dan segar di bagian bawah daerah ini.Obyek wisata ini terletak didukuh Talunkacang, Kelurahan Kandri , Kecamatan Gunung Pati kurang lebih 8 Km dari Tugu Muda, dibuka untuk umum jam 08.00 s/d 18.00 WIB . Setiap tanggal 3 Syawal diadakan upacara Sesaji Rewanda.

Candi Gedong Songo

Menikmati keindahan sembilan candi dalam satu tempat, itulah kelebihan kompleks Candi Gedong Songo di kaki Gunung Ungaran, Semarang. Kompleks ini tak hanya menyiratkan aroma tempo doeloe, tapi juga keindahannya. Dikelilingi hamparan bunga dan hutan pinus, Anda bisa menikmati segarnya aroma getah pinus dan wangi bunga mawar.

Itu saja belum cukup. Letaknya juga istimewa karena berada pada ketinggian sekitar 1000 meter dpl. Dari tempat ini Anda bisa menyaksikan “lukisan alam”; kota Ambarawa dan genangan air Rawapening dengan latar gunung Sumbing dan Sindoro. Benar-benar menakjubkan!

Sesuai namanya, komplek candi ini terdiri atas sembilan candi, berderet dari bawah ke atas yang dihubungkan dengan jalan setapak bersemen. Satu candi yang berada di puncak paling tinggi disebut Puncak Nirwana. Di sini juga terdapat berbagai patung dewa, seperti Syiwa Mahaguru, Syiwa Mahadewa, Syiwa Mahakala, Durgamahesasuramardhani, dan Ganesya yang menegaskannya sebagai bangunan pemujaan umat Hindu. Juga ditemukan Lingga dan Yoni yang merupakan ciri khas candi Hindu di Indonesia. Sayangnya, ada dua candi yang tak bisa Anda nikmati sevara utuh karena rusak.

Komplek Candi Gedong Songo ini diperkirakan dibangun oleh Raja Sanjaya, raja Mataram kuno pada sekitar abad 8 Masehi atau sekitar tahun 927 M. Melihat langgam arsitektur dan pendirinya yang beragama Hindu Candi Gedong Songo jelas merupakan candi Hindu yang dibangun untuk tujuan pemujaan.Candi ini kali pertama dilaporkan keberadaannya oleh Gubernur Jenderal Raffles pada 1740. Pemugaran candi dan penataan lingkungan secara menyeluruh dilakukan oleh pemerintah Indonesia pada 1972-1982.

Gunung Ungaran, tempat Candi ini, menurut cerita rakyat punya kaitan dengan perebutan Dewi Sinta antara Hanoman dan Dasamuka. Seperti cerita pewayangan, Dasamuka menculik Dewi Sinta dari sisi Rama, suaminya. Terjadilah perang besar untuk merebutnya; Dasamuka dan bala tentara raksasanya melawan Rama yang dibantu pasukan kera pimpinan Hanoman. Namun Dasamuka yang sakti tak bisa mati kendati dirajam berbagai senjata oleh Rama. Karena itu, Hanoman yang anak dewa itu kemudian mengangkat sebuah gunung untuk menimbun tubuh Dasamuka. Jadilah Dasamuka tertimbun hidup-hidup oleh gunung yang kemudian hari disebut sebagai gunung Ungaran.

Kabarnya, setiap hari Dasamuka kerap merintih dengan suara menggelegak, meski suara itu diyakini berasal dari sumber air panas yang terdapat di situ. Sumber air panas yang mengandung belerang itu menjadi tempat mandi untuk menghilangkan beberapa penyakit kulit.

Candi ini memuat fragmen-fragmen sejarah kebesaran budaya Hindu. Kesembilan candi tersebut berada di lereng-lereng bukit yang letaknya terpisah satu sama lain. Untuk mengunjungi semua candi Anda bisa menyewa kuda sambil menikmati keindahan alam dan kesegaran udara pegunungan.

Obyek wisata sejarah yang dibangun diketinggian antara 1300-1500 meter di atas permukaan laut ini letaknya tak begitu jauh dari obyek wisata Bandungan. Hanya 5 km lagi. Terletak di Desa Candi, Kecamatan Somowono Ambarawa, Kabupaten Semarang, Candi Gedong Songo juga bisa Anda kunjungi melalui kota Ambarawa yang berjarak sekitar 15 km, yaitu ke arah barat melewati obyek wisata Bandungan. Jika dari Ungaran jaraknya hanya 12 km melalui Karangjati. Lokasinya mudah dijangkau karena banyak angkutan umum yang siap mengantar Anda ke sana.

SOTO PAK WITO KETILENG